Rabu, 25 Maret 2015
Cara Membuat Agar Presentasi Kita Menarik dan Sukses Part 5
Apabila kita gugup saat presentasi maka biasanya bahan presentasi yang kita ingat menjadi hilang, kemudian kita mengucapkan kata ehm, er, eh atau ah. Padahal hal ini menganggu presentasi dan membuat kita kehilangan beberapa point penilaian. Nah, berikut adalah cara untuk menghilangkan kebiasaan tersebut.
1. Rekam pembicaraan.
Saat kita melakukan pembicaraan, kita dapat merekamnya dan menghitung berapa kali kita mengucapkan kata-kata tersebut. Dengan begitu, kita dapat berusaha untuk menguranginya atau menghilangkannya.
2. Membuat gerakan saat kita ingin mengucapkan kata tersebut.
Misalnya dengan cara menggenggam kedua tangan kita. Hal ini berfungsi sebagai peringatan fisik agar kita tidak mengucapkan kata-kata tersebut.
Ini adalah postingan terakhir mengenai "Cara Membuat Agar Presentasi Kita Menarik dan Sukses".
Semoga bermanfaat! :)
Cara Membuat Agar Presentasi Kita Menarik dan Sukses Part 4
Berikut merupakan cara untuk mempersiapkan presentansi yang baik:
1. Membuat bahan presentasi semenarik mungkin.
Dengan membuat bahan presentasi yang menarik, maka audience akan tertarik dengan presentasi yang kita sajikan. Kita bisa menggunakan gambar, video atau alat bantu lainnya dalam presentasi.
2. Mengetahui audience.
Maksudnya disini adalah kita harus mengetahui apakah audience fokus dan perhatian kepada kita. Kita bisa memberikan pertanyaan atau humor agar audience tetap fokus dan perhatian kepada kita.
3. Jangan menunjukkan kegugupan.
Apabila kita mengalami demam panggung sebelum presentasi, maka kita jangan menunjukkan hal tersebut dan jangan sampai orang lain tahu dengan kegugupan kita. Hal ini akan membuat audience meremehkan kita.
4. Merekam diri sendiri.
Sehari sebelum presentasi, kita dapat merekam diri kita sendiri dan melihat hasilnya, apakah presentasi yang kita lakukan sudah baik atau belum. Jika belum, maka kita dapat berlatih hingga baik.
5. Bergerak di lingkungan sekitar.
Saat presentasi, kita dapat berjalan-jalan di lingkungan sekitar tempat presentasi. Hal ini menunjukkan bahwa kita membagi perhatian dan tidak gugup.
6. Kurangi kecepatan berbicara.
Kecepatan berbicara merupakan faktor yang penting dalam melakukan presentasi. Apabila kita terlalu cepat dalam berbicara, maka audience tidak akan dapat menangkap inti dari materi. Sedangkan apabila terlalu lambat, akan terjadi senggang waktu yang kosong dan membosankan. Solusinya adalah mengatur kecepatan berbicara kita. Misalnya dengan memberikan jeda pada setiap selesai satu kalimat.
7. Bertanya kepada teman apa yang telah kita lakukan.
Setelah kita melakukan presentasi, kita dapat bertanya kepada audience yang dekat dengan kita tentang apa saja yang sudah kita lakukan saat presentasi. Dengan begitu, kita dapat mengetahui kelebihan atau kekeurangan kita.
Semoga bermanfaat! :)
Cara Membuat Agar Presentasi Kita Menarik dan Sukses Part 3
Hal yang kita harus perhatikan selanjutnya adalah kontak mata yang benar, berikut penjelasannya:
1. Kontak mata pada setiap individu.
Syarat melakukan cara ini adalah audience maksimal 30 orang. Dengan melakukan kontak mata pada setiap audience, maka audience merasa diperhatikan dan akan fokus pada presentasi yang kita berikan.
2. Melihat sisi kanan, kiri dan tengah lalu melakukannya berulang-ulang.
Apabila kita melakukan presentasi dengan jumlah audience lebih dari 30 orang, kita dapat melakukan kontak mata dengan melihat sisi kanan, kiri dan tengah. Kemudian mengulanginya sampai presentasi berakhir. Hal ini akan memberi kesan kita memberikan perhatian kepada seluruh audience.
Dengan kedua cara di atas, maka audience merasa diperhatikan dan akan memberikan perhatian pula pada presentasi yang kita sajikan. Terjadi timbal balik yang menguntungkan bagi kita dan memudahkan kita dalam presentasi.
Semoga bermanfaat! :)
Cara Membuat Agar Presentasi Kita Menarik dan Sukses Part 2
Hal kedua yang harus kita perhatikan dalam presentasi adalah gestur tangan. Dari gestur tangan dapat diketahui apakah kita gugup atau nyaman dengan presentasi yang kita lakukan. Berikut adalah contoh dari beberapa gestur tangan yang salah saat kita melakukan presentasi:
1. Tangan berada di belakang badan.
Hal ini membuat kesan yang terlalu formal atau terlalu kaku. Audience akan merasa tidak nyaman jika kita membuat kesan seperti ini.
2. Tangan berada di saku.
Tangan yang berada di dalam saku akan membuat kesan kita terlalu casual, terlalu santai atau merendahkan audience kita. Audience akan merasa tidak dihargai dan bisa merasa tersinggung dengan gestur tangan kita ini.
3. Tangan berada di pinggang.
Jika kita meletakkan tangan di pinggang, ini akan mengesankan bahwa kita sedang marah atau sombong. Audience akan merasa takut atau segan kepada kita dan tidak fokus kepada presentasi yang kita sajikan.
Semoga bermanfaat! :)
Cara Membuat Agar Presentasi Kita Menarik dan Sukses Part 1
1. Ganti bullet dengan gambar dan kata kunci.
Mengganti bullet dengan gambar dan kata kunci merupakan langkah yang penting. Bullet yang terlalu panjang akan membuat audience tidak memperhatikan presentasi yang kita sajikan.
2. Ringkas dan sederhanakan teks dalam setiap slide.
Jika kita menyajikan bahan dengan kalimat yang terlalu panjang, maka tentunya hal ini dapat menyulitkan audience kita fokus kepada presentasi kita. Audience akan bingung memilih antara melihat slide presentasi atau melihat kita. Jadi, solusinya adalah dengan meringkas dan menyederhanakan teks agar lebih mudah dipahami dengan cepat.
3. Ubah teks dengan gambar dan angka.
Kita dapat mengubah teks dalam slide menjadi gambar dan angka. Gambar dan angka dapat memperjelas hal yang ingin kita sampaikan. Hal ini tentunya dapat membuat audience menjadi lebih cepat untuk menangkap inti dari presentasi.
4. Ubah cara penyajian menjadi lebih menarik.
Caranya adalah dengan membuat kata kunci dengan modifikasi animasi yang mewakili kata kunci tersebut. Kita juga dapat menyelipkan beberapa pertanyaan kepada audience agar kita mengetahui apakah audience masih fokus dengan presentasi kita dan masih banyak cara lain yang dapat kita lakukan sesuai dengan keinginan kita.
5. Pastikan gambar diletakkan dengan tepat.
Pada awal atau akhir slide presentasi, seringkali terdapat sebuah gambar tokoh dan kalimat motivasi dari tokoh tersebut. Disini kita harus dapat memilih lokasi yang tepat dimana gambar dan kalimat motivasi itu diletakkan. Biasanya orang meletakkan gambar di tengah, disini kita dapat mengubahnya dengan meletakkan gambar memenuhi layar presentasi dan kalimat motivasi dari tokoh tersebut di letakkan berhadapan dengan wajah di tokoh.
Sekian dulu postingan kali ini, semoga bermanfaat! :)
Sekian dulu postingan kali ini, semoga bermanfaat! :)
Selasa, 24 Maret 2015
KEAJAIBAN HORMON PART 6 (Karya Harun Yahya)
HORMON SEKSUAL
Selama beberapa waktu
setelah lahir, anak laki-laki dan anak perempuan mirip satu sama lain. Tetapi,
setelah beberapa tahun, perbedaan mulai tampak di tubuh masing-masing. Janggut
mulai tumbuh pada laki-laki, suara lebih dalam, pundak melebar, dan mereka
mulai memiliki sifat-sifat tubuh laki-laki. Anak-anak perempuan mulai berbentuk
perempuan dewasa. Kedua tubuh yang awalnya sangat mirip, kecuali organ
seksualnya, menjadi amat berbeda setelah pelepasan hormon seksual di masa
remaja.
Yang mengubah tubuh
laki-laki dan perempuan adalah hormon seksual yang telah Allah ciptakan dengan
cara yang sangat teratur.
Hormon seksual utama pada
laki-laki adalah testosteron; pada perempuan estrogen dan progesteron. Saat
menelaah mekanisme pelepasan hormon-hormon ini, kita menemukan sejumlah
keajaiban penciptaan.
Hormon-hormon seksual
dilepaskan di dalam zakar laki-laki dan indung telur perempuan. Tetapi, sistem
ini memastikan bahwa pelepasan ini terjadi sangat jauh dari organ-organ ini,
yaitu di kelenjar pituitari dan daerah hipotalamus.
Bertahun-tahun berlalu
sejak kelahiran sebelum hormon seksual bekerja. Tetapi, jika saatnya tiba,
ketika seorang anak mencapai usia remaja, hipotalamus mengirim perintah (hormon
GnRH) ke kelenjar pituitari. Kenyataan bahwa hipotalamus tidak membuat
kesalahan waktu (kecuali jika ada kerusakan) sangat menakjubkan. Bagaimanakah
sepotong kecil daging menghitung berhari-hari, berbulan-bulan dan
bertahun-tahun tanpa kalender (atau tepatnya, tanpa kecerdasan sadar yang
dibutuhkan untuk mengerti kalender) dan melakukan semuanya dengan pengaturan
waktu yang tepat? Kenyataan inilah bukti bahwa hipotalamus telah dirancang oleh
Allah untuk mempengaruhi penghitungan waktu dengan tepat.
Setelah menerima
perintah, kelenjar pituitari melepaskan dua hormon, LH dan FSH. Daerah tujuan
hormon-hormon ini adalah indung telur perempuan dan zakar laki-laki. Kedua
hormon ini memberikan perintah ke organ-organ itu untuk “bertindak” setelah
bertahun-tahun berdiam diri.
Zakar dan indung telur
lalu mulai menghasilkan sel-sel kelamin yang tepat bagi laki-laki dan perempuan
dan melepaskan hormon seksual. Hormon LH dan FSH pada laki-laki dan perempuan
bersusunan molekuler sama, namun bertanggungjawab untuk proses-proses yang
berbeda dalam tubuh laki-laki dan perempuan.
Dalam ruas berjudul
“Hormon-Hormon yang Dapat Mengatur Waktu dan Menghasilkan Perbedaan di antara
Kedua Jenis Kelamin”, kita mengamati keajaiban bahwa hormon-hormon ini
berpengaruh berbeda dan bahwa keduanya bertahun-tahun menunggu untuk
dilepaskan.
Kini, mari kita amati
cara sistem reproduksi laki-laki dan perempuan terbentuk dan melihat sistem
seperti apa yang Allah ciptakan bagi setiap manusia yang lahir ke bumi.
Sistem Reproduksi Perempuan
Organ terpenting dalam
sistem reproduksi perempuan adalah indung telur, yang masing-masing beratnya
10-20 gram .
Indung telur membuat sel telur yang merupakan setengah dari setiap orang yang
baru lahir (setengah lainnya terbentuk dari sel sperma yang berasal dari tubuh
laki-laki).
Fungsi lain indung telur
adalah menghasilkan hormon-hormon seksual. Inilah fungsi yang sangat penting
karena hormon-hormon ini menjadikan tubuh seorang anak menjadi perempuan.
Fungsi ini seperti seorang pemahat yang memahat patung, tetapi hormon-hormon
ini tak berada di luar tubuh seperti patung berada di luar tubuh pemahatnya,
melainkan (pada hormon) patungnya dibuat dalam tubuh.
Hormon-hormon
seksual menghasilkan tubuh perempuan, misalnya, membuat tulang panggul melebar
karena pada masa kehamilan ini akan memberikan ruang yang dibutuhkan bayi dalam
rahim ibunya.36
Bagaimanakah
sel-sel yang menghasilkan hormon perempuan ini mengetahui bahwa suatu saat
perempuan mungkin hamil? Jika memiliki pengetahuan akan hal itu, bagaimanakah
sel-sel ini menyampaikan kepada sel-sel yang membentuk tulang panggul seberapa
besar harus tumbuh agar kelebarannya cukup? Bagaimanakah sel-sel ini mengetahui
ukuran tepat tulang panggul?
Selain itu, pada
perempuan, penumpukan lemak di pinggul dan paha lagi-lagi hasil pengaruh hormon
estrogen secara fisik. Dalam tahap perkembangan anak laki-laki, bukan lemak
yang meningkat, melainkan otot. Pada perempuan, peningkatan jumlah lemak diatur
khusus untuk menyimpan tenaga yang akan dibutuhkan di masa kehamilan dan
produksi susu.37
Hormon-hormon seksual
menyebabkan pembentukan suara tinggi pada perempuan dan suara rendah pada
laki-laki.38 Bagaimanakah molekul-molekul hormon mengetahui
perbedaan antara suara laki-laki dan perempuan? Bagaimanakah molekul-molekul
ini memutuskan bahwa suara laki-laki harus rendah dan perempuan tinggi? Dan
bagaimanakah hormon-hormon dengan rumus yang sama menghasilkan suara tinggi
pada perempuan dan suara rendah pada laki-laki?
Bahwa hormon-hormon
perempuan tak dilepaskan hingga usia tertentu merupakan sebuah kearifan luar
biasa. Hormon-hormon perempuan berperan saat tubuh perempuan beranjak dewasa
secara mental dan fisik; yaitu, saat dapat mengandung bayi dan berkecerdasan
serta kedewasaan untuk mengasuhnya.39 Pengaturan ini tentunya satu
lagi bukti bahwa manusia telah diciptakan menurut rencana yang pasti.
Sebuah Daur Kehidupan Empat Mingguan
Setiap empat minggu di
dalam tubuh perempuan sehat, sebuah persiapan menyeluruh dilakukan. Persiapan
ini diadakan oleh sel-sel di dalam tubuh perempuan untuk melahirkan manusia
baru ke dunia.
Seperti seorang ibu
memerhatikan semua kebutuhan anaknya, kesehatan dan perkembangannya, serta
membuat rencana jangka panjang baginya, sel-sel yang membentuk organ-organ
reproduksi ibu juga menunjukkan perhatian yang sama kepada sel-sel telur. Untuk
memastikan terjadinya pembuahan sel telur, sel-sel ini menjalankan sebuah
rencana jangka panjang, dan faktor terpenting yang paling mempengaruhi rencana
ini adalah hormon.
Sebelum daur empat minggu
ini, kelenjar pituitari melepaskan hormon LH. Setelah meninggalkan kepala,
hormon ini menempuh perjalanan panjang melalui aliran darah dan mencapai indung
telur. Kini tiba saatnya bertindak bagi indung telur.
Di dalam indung telur,
ada ribuan sel telur yang belum masak. Dengan pengaruh homon LH dari kelenjar
pituitari, sebagian sel telur ini mulai masak. Biasanya, hanya satu dari
sel-sel yang sedang berkembang ini yang menjadi benar-benar masak dan
dilepaskan dari indung telur sebagai sel telur. (Jika dua sel dilepaskan dan
masing-masing dibuahi, terlahirlah anak kembar).
Sel telur di dalam proses
perkembangan dengan lapisan-lapisan sumber gizi penutupnya disebut “folikel”.
Hormon FSH yang dikirimkan oleh kelenjar pituitari berpengaruh besar pada
folikel, sehingga tiba-tiba menyebabkannya menghasilkan sebuah molekul khusus.
Molekul ini disebut hormon estrogen.
Bagaimanakah mungkin
sebuah folikel yang belum terbentuk sepenuhnya mulai menghasilkan hormon?
Apakah tujuan pembentukan ini? Jawaban pertanyaan-pertanyaan ini menunjukkan
satu lagi bukti penciptaan.
Estrogen yang dihasilkan
oleh folikel menunjukkan sekali lagi keajaiban penciptaan. Mari kita tinjau
sejenak fungsi-fungsinya:
1.
Salah satu tujuan hormon estrogen adalah
“rahim”. Inilah tempat telur yang telah dibuahi berada, membelah, dan
bertumbuh. Pengaruh estrogen menyebabkan rahim mempersiapkan diri bagi
kehamilan; ketebalan dindingnya meningkat 3-4 kali dan dikelilingi oleh
pembuluh-pembuluh kapiler. Jika pembuahan terjadi pembuluh-pembuluh ini akan
mengirimkan gizi yang dibutuhkan.
Ini sebuah keajaiban
karena folikel yang sedang berkembang tak dapat mengira-ngira masa depan sel
yang ada di dalamnya, tetapi mengambil langkah-langkah yang diperlukan bagi
kebutuhan gizi sel telur di masa depan. Folikel juga memastikan bahwa persiapan
dilakukan di dalam rahim tempat telur akan dilindungi.
Setelah melepaskan telur,
bagaimana folikel mengetahui bahwa telur itu akan mencapai rahim dan tinggal di
sana? Bagaimanakah folikel mengetahui rumus yang menyebabkan peningkatan jumlah
pembuluh darah kapiler?
2.
Di bawah pengaruh estrogen, otot-otot dalam
rahim mulai terbentuk dan kekuatannya bertambah. Ini langkah yang diambil untuk
melindungi tempat diletakkannya sel telur jika terjadi pembuahan.40
3.
Pertumbuhan di dalam payudara perempuan pada
masa pertumbuhan terkait erat dengan pengaruh estrogen. Estrogen meningkatkan
penimbunan lemak di dalam payudara, pada saat yang sama, memastikan terjadinya
pelipatgandaan kelenjar susu.41 Semua persiapan ini menjamin bayi
mendapat makanan dari ibunya.
4.
Pembentukan bagian-bagian tubuh khusus
perempuan lainnya juga terjadi sebagai akibat pengaruh estrogen. Yang menarik
adalah kenyataan bahwa estrogen menyebabkan pertumbuhan payudara perempuan,
namun tak pernah menyebabkan pembesaran daerah pundak kecuali pada kasus-kasus
luar biasa (yang memberi perempuan potongan tubuh yang kelaki-lakian).
Estrogen juga
menghasilkan suara tinggi khas perempuan dan bukan suara laki-laki. Estrogen
mengetahui jenis suara seperti apa yang harus dihasilkan dan cara membentuk
suara perempuan. Pemahat yang membentuk sifat khusus tubuh perempuan adalah
“estrogen”.
5.
Pada saat yang sama, estrogen memperantarai
pembuahan. Pada akhir minggu kedua, di saat yang tepat untuk pembuahan telur,
jumlah estrogen di dalam darah meningkat tajam. Ini menyebabkan pelepasan
cairan khusus dari rahim ke vagina. Cairan ini menangkap sel reproduksi
laki-laki, yaitu sperma, dan membawanya naik. Cairan ini meningkatkan gerakan
sperma dan membawanya menuju sel telur.
6.
Rahim ibu adalah lingkungan yang sangat mudah
terinfeksi bakteri, kecuali tindakan khusus dilakukan. Ini ancaman serius pada
kesehatan ibu dan bayi yang belum lahir. Estrogen menjamin penghilangan ancaman
ini. Saat molekul estrogen mencapai sel-sel epitel dalam rahim ibu, sel-sel ini
mulai melepaskan suatu asam. Suasana asam ini adalah lingkungan yang sesuai
untuk pelipatgandaan bakteri menguntungkan (Doderlein's
bacillus) dan pada saat yang sama, melindungi vagina dari infeksi.42
Molekul kimiawi yang
dihasilkan oleh folikel kecil bukan saja memberi bentuk bagi tubuh manusia dari
ujung rambut sampai ujung kaki, tetapi juga membuat persiapan-persiapan yang
diperlukan bagi manusia baru yang akan lahir. Tetapi, estrogen adalah zat tak
bernyawa yang terbentuk dari penataan atom-atom. Estrogen dihasilkan oleh
sel-sel tak sadar dan mempengaruhi sel-sel tak sadar lainnya. Namun, semua ini
terjadi di dalam kerangka sebuah perencanaan yang menakjubkan dan tanpa cela,
dan akhirnya seorang anak laki-laki atau perempuan dilahirkan. Kecerdasn yang
mencitptakna manusia adalah milik Allah.
“Hai sekalian manusia,
bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan
dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah
memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah
kepada Allah yang dengan (mempergunakan) namaNya kamu saling meminta satu sama
lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu
menjaga dan mengawasi kamu.” (QS An-Nisa, 4: 1)
Persiapan-Persiapan untuk
Mempertemukan Sel Telur
Saat memasuki paruh kedua
dari kehidupan empat-minggunya (sekitar 14 hari kemudian), telur yang sudah
masak dilepaskan dari indung telur. Kini, sel-sel telur memulai perjalanannya
ke rahim ibu. Ketika dibuahi di dalam perjalanan ini, sel itu memulai kehidupan
baru; jika tidak dibuahi, akan mati dan dikeluarkan dari tubuh.
Ketika meninggalkan
indung telur dan memulai perjalannya, sel telur masih dibantu oleh bagian dalam
indung telur yang ditinggalkannya dan juga oleh kelenjar pituitari yang
terletak jauh darinya. Kelenjar pituitari mengetahui bahwa pelepasan sel telur
membutuhkan bantuan dan melepaskan hormon khusus bernama LTH. Hormon ini
bergerak melalui darah ke indung telur dan mempengaruhi sekumpulan sel di dalam
indung telur yang disebut “corpus luteum”, yang lalu melepaskan progesteron.
Hormon progesteron
memiliki rancangan khusus dan tujuan yang sangat penting. Hormon ini, meskipun
tak pernah meninggalkan indung telur dan melihat dunia di luar dirinya,
mempengaruhi sel-sel yang jauh darinya, memastikan bahwa sel-sel itu bekerja
menurut suatu rencana tertentu. Ini sebuah contoh lain keajaiban penciptaan
yang terjadi di dalam tubuh manusia.
Seperti ketika estrogen
bertemu sel telur, molekul progesteron menyebabkan persiapan tertentu dilakukan
ketika mencapai rahim. Di satu sudut pandang, progesteron meningkatkan kekuatan
estrogen.
Progesteron juga
mempengaruhi indung telur dengan mencegah dilepaskannya sel telur baru. Jika
tidak, saat embrio sedang bekembang di dalam rahim ibu, sel telur kedua akan
terbuahi sehingga membahayakan embrio tersebut dan sang ibu.
Bagaimanakah progesteron
mengetahui bahwa setelah pembuahan terjadi, tak boleh terjadi pembuahan kedua,
dan bahwa kita perlu menghentikan kegiatan indung telur untuk mencegah hal itu?
Siapakah yang memberikan kemampuan ini kepada progesteron yang hanya berupa
sebuah molekul?
Fungsi khusus lainnya
progesteron adalah menghilangkan pengaruh hormon oksitosin yang dilepaskan oleh
kelenjar pituiteri. Sebagaimana telah kita tinjau, oksitosin adalah hormon yang
bekerja ketika waktu kelahiran mendekat dan memastikan bahwa otot-otot rahim
akan menegang. Sebagai hasil ketegangan ini, bayi lebih mudah keluar dari rahim
ibu.
Jika oksitosin
mempengaruhi rahim pada hari-hari pertama pembuahan, otot-otot ini akan
mengeluarkan telur yang telah dibuahi saat melekat ke dinding rahim, dan
kehamilan tak akan pernah terjadi. Progesteron bekerja pada tahap ini dan
menghambat pengaruh oksitosin, mencegah pengeluaran telur yang telah dibuahi.
Progesteron dirancang secara menakjubkan untuk melawan pengaruh oksitosin
Bagaimanakah
sel-sel yang menghasilkan progesteron mengetahui keberadaan oksitosin?
Ingatlah, progesteron dihasilkan oleh sel-sel di dalam indung telur. Oksitosin
dihasilkan jauh dari indung telur, di dalam kelenjar pituitari di kepala.
Bagaimanakah oksitosin mengetahui apa yang menyebabkan rahim menegang, dan
bahwa telur yang telah dibuahi dapat dikeluarkan? Kecerdasan apa yang merancang
molekul progesteron agar mencegah hal ini?
Perencanaan
ini menunjukkan adanya kecerdasan yang melakukan perencanaan. Dan, untuk
menjalankan rencana ini, kecerdasan ini harus mengetahui secara rinci seluruh
tubuh manusia. Allah, Yang menciptakan manusia dengan sifat-sifat khasnya,
telah menciptakan keselarasan ideal dalam mekanisme progesteron-oksitosin.
Progesteron bersifat khas
lain, yang masih merupakan satu bukti ketakberdayaan manusia di hadapan Allah
yang menciptakannya.
Saat mencapai dinding
rahim dan mulai tumbuh di sana, sel telur yang telah dibuahi menjadi benda
asing bagi tubuh ibu. Tak ayal lagi, sel-sel kekebalan di dalam tubuh ibu akan
menyerang sekelompok sel ini saat berkembangbiak. Serangan ini akan mengakhiri
hidup bayi bahkan sebelum mulai dan kehamilan tak akan pernah terjadi.
Tetapi, progesteron
mencegah agar sel-sel sistem kekebalan tak menyerang zigot di dinding rahim. Di
samping fungsi-fungsi lainnya, progesteron juga melindungi perkembangan
sekelompok sel agar tidak diserang. Tentunya, ini sekali lagi menunjukkan bahwa
progesteron diciptakan oleh suatu kecerdasan yang tinggi, yaitu, Allah.
Seperti telah dicatat,
pelepasan progesteron terjadi di paruh kedua daur empat-mingguan. Jika
pembuahan tak terjadi dalam rentang waktu ini, jumlah progesteron dan estrogen
di dalam darah menurun cepat karena tak lagi diperlukan untuk membuat
persiapan-persiapan bagi seorang manusia baru. Semua yang telah disiapkan ini
(pembuluh kapiler di dinding rahim yang telah dilipatgandakan untuk memberi
makan telur yang telah dibuahi) dikeluarkan dari tubuh lewat proses haid
(menstruasi).
Pelepasan hormon FSH
empat minggu kemudian di dalam kelenjar pituitari berhubungan dengan sebuah sel
telur baru yang mulai masak dalam indung telur, dan daur baru persiapan
empat-mingguan dimulai.
Sistem Reproduksi Laki-Laki
Hormon juga berperan
penting dalam sistem reproduksi laki-laki. Sekitar 10 tahun setelah lahir, saat
masa remaja dimulai, hormon-hormon laki-laki memainkan perannya secara penuh.
Ini terjadi ketika satu rantai perintah dibentuk di dalam tubuh. Di puncak
rantai perintah ini adalah hipotalamus.
Setelah
lahir, hipotalamus melepaskan sebuah hormon bernama LHRH setiap 3-4 jam, namun
jumlah yang dilepaskan sangat kecil. Sekitar 10 tahun kemudian, hipotalamus
benar-benar “memahami” bahwa waktu yang tepat telah tiba untuk membentuk tubuh
laki-laki dan mulai melepaskan LHRH dalam selang yang lebih pendek.43 Hormon LHRH bergerak ke mata kedua pada rantai
perintah, kelenjar pituitari. Tak lama setelah menerima perintah, kelenjar
pituitari melepaskan hormon lain yang disebut LH. Hormon ini memberikan
perintah untuk mengaktifkan kelenjar seksual laki-laki, yaitu zakar.
Mengapa semua fungsi ini
memerlukan waktu begitu lama sebelum mulai dan bagaimanakah kita menjelaskan
pengaturan waktu mekanisme ini? Jawaban pertanyaan-pertanyaan ini masih belum
diketahui dunia ilmiah. Bagaimanapun, sistem ini (yang rahasianya belum dapat
diungkapkan oleh manusia) telah berjalan sejak awal sejarah di dalam tubuh
setiap manusia.
Saat hormon LH mencapai
zakar melalui aliran darah, sel-sel yang ada di sana mulai menghasilkan suatu
hormon bernama testosteron. Sel-sel yang menghasilkan testosteron mengetahui
bahwa waktunya telah tiba bagi tubuh yang ditempatinya untuk meninggalkan masa
kanak-kanak menjadi laki-laki dewasa. Rumus kimia testosteron yang
dihasilkannya akan mengubah seorang anak di dalam masa perkembangan menjadi
laki-laki.
Molekul testosteron
menyebar ke seluruh bagian tubuh dan mengetahui apa yang harus dilakukannya
pada sel-sel tertentu di daerah-daerah ini. Berikut ini adalah sejumlah fungsi
testosteron di dalam membentuk tubuh laki-laki:
Molekul-molekul
testosteron menyebabkan perkembangbiakan sel-sel otot. Karena itu, tuuh
laki-laki lebih berotot dan kuat daripada tubuh perempuan. Peningkatan jumlah
otot menghasilkan penampakan tubuh khas laki-laki.
Pada saat yang sama,
molekul-molekul testosteron mempengaruhi sel-sel pada akar rambut, menyebabkan
munculnya Janggut dan kumis.
Testosteron mempengaruhi
pita suara, menyebabkan suara laki-laki lebih rendah daripada perempuan. Selain
itu, molekul testosteron memberikan pada tubuh laki-laki kemampuan membuahi
telur perempuan.
Tentunya mengejutkan
bahwa suatu molekul tak sadar dapat melakukan semua ini. Molekul ini mengetahui
kekhususan tubuh laki-laki dan mengarahkan trilyunan sel dalam pembentukan
tubuh ini.
Molekul testosteron tidak
dibatasi untuk tugas-tugas ini saja. Bukti kentara perencanaan dapat dilihat
dalam mekanisme yang dipengaruhi hormon ini. Untuk mewujudkan pengaruhnya,
testosteron mencapai jaringan yang dituju (organ seksual laki-laki) dan
memasuki sel-selnya. Di dalam sel, testosteron menyatu dengan sebuah enzim yang
diciptakan secara khusus untuknya sehingga pengaruhnya meningkat pesat.
Hormon yang baru
terbentuk ini lalu menyatu dengan sebuah reseptor yang dirancang khusus
untuknya. Campuran molekuler yang dihasilkan menyatu dengan DNA yang ada di sel
itu dan menggunakan informasi yang diterima dari DNA untuk mensintesis protein.
Proses ini memastikan bahwa perbedaan tubuh serta fungsi seksual antara
laki-laki dan perempuan terus berlanjut.
Inilah
sistem yang diciptakan sedemikian tanpa cela sehingga mekanisme yang terbentuk
dari penyatuan tiga tahap testosteron-enzim-reseptor menemukan tempat yang
ditentukan baginya di antara tak terhitung kode-kode data yang ada pada DNA
dan, dengan informasi ini, memastikan produksi. Misalnya, untuk pertumbuhan
janggut, sistem bekerja pada daerah tertentu di DNA sel-sel akar rambut. Untuk
merendahkan suara, sistem bekerja pada daerah yang tepat di DNA sel-sel pita
suara.
Informasi yang diberikan
di sini sangat penting. Testosteron (C19H28O2)
adalah molekul yang dibentuk dari atom-atom karbon, hidrogen dan oksigen.
Bagaimanakah zat-zat tak sadar dan tak bernyawa ini mengetahui bahwa informasi
yang dibutuhkannya untuk menjalankan fungsinya terletak dalam DNA? Yang lebih
penting lagi, bagaimanakah zat-zat ini dapat menemukan secara sangat cepat (dan
cermat) beberapa kode yang dicarinya dari sekitar 3 milyar kode (yang cukup
untuk mengisi ribuan jilid ensiklopedia) dalam DNA? Ratusan ilmuwan yang telah
bekerja selama 10 tahun dengan teknologi tercanggih pada Human Genome Project
belum lama ini berhasil memetakan DNA. Namun, mereka masih belum mengetahui
bagian DNA mana yang berhubungan dengan organ, protein, atau hormon apa di
dalam tubuh manusia. Tetapi, estrogen (C18H28O2) sangat memahaminya
dan menggunakan apa yang diketahuinya tanpa kesalahan selama bertahun-tahun di
dalam tak terhitung tubuh manusia.
Tentunya sistem ini
sebuah keajaiban penciptaan yang menunjukkan kehebatan Allah.
Testosteron dihasilkan
oleh hormon LH yang dilepaskan kelenjar pituitari. Tetapi, hormon LH
dikendalikan oleh testosteron sebagaimana testosteron dikendalikan oleh LH.
Saat jumlahnya di dalam darah meningkat, molekul testosteron melakukan tekanan
pada kelenjar pituitari yang menyebabkan kelenjar itu menghentikan produksi LH.
Hanya ketika jumlah testosteron menurun produksi LH dimulai lagi. LH yang
dihasilkan mengaktifkan zakar dan memerintahkan produksi tambahan agar
menaikkan jumlah testosteron.
Dari
sini, kita dapat menyimpulkan dengan yakin bahwa ada pertukaran informasi
antara kelenjar pituitari dan zakar. Dua kelenjar tak sadar saling
mengendalikan produksi dan bekerjasama memastikan pelepasan testosteron dalam
jumlah yang pas bagi manusia, dan mencegah bahaya yang mungkin timbul dari
pelepasan testosteron yang terlalu sedikit (atau terlalu banyak). Lebih tepatnya,
di dalam kedua kelenjar, subsistem-subsistem molekuler ditempatkan demi
memastikan kerjasama yang serasi. Rancangan tanpa cela ini menunjukkan bahwa
sistem-sistem ini diciptakan untuk memenuhi suatu tujuan bersama.
Pada saat yang sama,
hormon FSH yang dilepaskan kelenjar pituitari mulai menghasilkan sperma di
dalam zakar. Sel-sel sperma dirancang khusus untuk pembuahan sel-sel telur.
Contoh lain rancangan adalah dengan dimulainya masa remaja, FSH dilepaskan dan
sperma mulai dihasilkan di waktu yang tepat.
Dua Jenis Kelamin dari Bahan Dasar yang Sama
Hormon-hormon seksual
memiliki sifat-sifat umum. Hormon laki-laki, testosteron, dan hormon-hormon
perempuan, estrogen dan progesteron, terbentuk dari bahan dasar yang sama,
kolesterol.
Bagaimanakah mungkin
sel-sel yang menggunakan bahan dasar yang sama dapat membentuk jenis kelamin
yang berbeda? Sebuah sel zakar memberi bentuk pada bahan dasar yang disediakan
dan menyusun sifat-sifat laki-laki; dengan bahan dasar yang sama, sebuah indung
telur membuat estrogen dan progesteron yang menghasilkan karakteristik
perempuan. Bahan yang sama, hanya karena pengolahannya oleh sebuah sel,
menyebabkan pertumbuhan janggut, pelebaran pundak, penurunan suara, dan
produksi sperma. Juga, bahan yang sama, karena perbedaan bentuk yang diberikan
padanya oleh sel lain, menyebabkan pelebaran tulang panggul perempuan,
pertumbuhan payudara, peninggian suara, dan persiapan-persiapan yang diperlukan
untuk melahirkan.
Sel-sel tanpa kecerdasan
ini menggunakan bahan dasar yang sama untuk menghasilkan molekul-molekul,
masing-masing dengan rancangannya yang tanpa cela (dan msing-masing untuk
tujuan yang berbeda).
Contoh yang satu ini
cukup untuk menunjukkan keagungan kecerdasan yang terwujud dalam sel-sel renik
yang bahkan terlalu kecil untuk dilihat mata telanjang.
“Allah-lah yang
menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku
padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Dan sesungguhnya Allah, ilmuNya benar-benar meliputi segala sesuatu.” (QS
Ath-Thalaq, 65: 12)
Label:
Hormon
KEAJAIBAN HORMON PART 5 (Karya Harun Yahya)
KELENJAR ADRENAL
Hampir semua orang
mengetahui bahwa ada dua ginjal dan bahwa keduanya sangat penting, tetapi
kebanyakan orang tak mengetahui bahwa ada dua potong jaringan kecil yang
beratnya masing-masing 5-6
gram di atas kedua ginjal yang juga amat penting.
Saat kita mengamati
kelenjar-kelenjar ini, yang dikenal dengan nama kelenjar adrenal, masing-masing
adalah sebuah laboratorium yang terpisah. Yang pertama adalah bagian luar
kelenjar adrenal (korteks adarenal), yang menghasilkan tiga hormon; yang kedua
adalah bagian dalam kelenjar adrenal (medulla adrenal), yang menghasilkan dua hormon.
Hormon-hormon yang dihasilkan oleh kedua kelenjar ini sangat penting sehingga
pelepasan terlalu banyak atau terlalu sedikit hormon-hormon itu akan
menyebabkan kematian.22
Sistem Pertahanan Diri
Sebagian orang berutang
nyawa pada suatu hormon ajaib bernama adrenalin: saat orang-orang ini dalam
bahaya, cairan ini membuat mereka lebih kuat, lebih cekatan, lebih cepat, dan
lebih siaga. Hormon ini bahkan menggandakan kemampuan fisik seolah-olah
orang-orang itu telah meminum ramuan amat mujarab untuk memberi mereka
kekuatan. Misalnya, seorang pilot menyadari kerusakan mesin di pesawatnya saat
terbang. Setelah kerusakan mesin, yang mengancam akan menjatuhkan pesawatnya,
si pilot berjiwa pahlawan ini mendaratkan pesawatnya dengan aman di bandara,
menyelamatkan nyawa ratusan penumpang. Tetapi, ada suatu hal yang sangat
penting yang biasanya dilupakan wartawan: yang menyelamatkan nyawa pilot dan
para penumpang adalah cairan hebat tersebut di atas.
Cairan ini mengirimkan
tanda bahaya ke sel-sel otak si pilot, menyebabkan lebih banyak darah dan gula
dikirimkan ke otak dan membuatnya lebih siaga. Pada saat yang sama, cairan ini
meningkatkan detak jantung dan tekanan darah, sehingga ia mampu bergerak lebih
cepat dan lebih siaga. Daya tampung sistem pernapasannya naik sehingga ia mampu
menggunakan lebih banyak oksigen (dan lebih banyak darah yang dapat mengalir ke
sel-sel otak dan ototnya). Otot dan anggota badannya menjadi lebih sangat
terpusat dan peningkatan kadar gula darahnya memberinya tenaga tambahan yang
dibutuhkannya.
Adrenalin (epinefrin)
dihasilkan dan disimpan dalam medulla adrenal — bagian dalam kelenjar adrenal.
Setiap orang memiliki hormon ini di dalam dirinya sepanjang hidupnya; Anda
memilikinya di dalam diri Anda saat ini. Jika dibutuhkan, kelenjar adrenal akan
menghasilkannya sehingga Anda dapat menjadi lebih kuat, lebih cepat, dan jauh
lebih siaga. Jika dalam bahaya, Anda akan diberikan kekuatan sekitar dua kali
lipat biasanya sehingga dapat melawan sumber bahaya (atau melarikan diri
darinya) untuk menyelamatkan hidup Anda.
Meskipun merupakan salah
satu hormon penting, anehnya kadar adrenalin di dalam aliran darah sangat kecil
daripada kerja yang dilakukannya. Telah dihitung bahwa, misalnya, jika jumlah
darah dalam tubuh kita setara dengan sebuah danau bergaris tengah 100 meter dan kedalaman
dua meter, adrenalin di dalam darah kita akan sama dengan sesendok teh cairan
yang dituangkan ke dalam danau.23
Pengaruh kuat sedikit
saja cairan ini di dalam tubuh manusia adalah hasil rancangan yang menakjubkan.
Saat memandang sistem fungsi hormon adrenalin, kita dapat memahami lebih nyata
kesempurnaan ciptaan Allah.
Kebutuhan fisik orang
biasa tentunya tak akan sama dengan orang yang sedang dalam bahaya. Bayangkan
kebutuhan orang yang menghadapi sebuah keadaan berbahaya: ia harus cepat,
ototnya harus bekerja lebih cepat, tekanan darahnya harus meningkat, dan
jantungnya harus berpacu lebih cepat. Maka, ia akan mampu berlari lebih cepat,
melarikan diri lebih cepat, atau berkelahi lebih kuat melawan bahaya. Bagaimanakah
ini terjadi?
Saat ada bahaya, tombol
peringatan di dalam tubuh ditekan, dan otak mengirimkan perintah secepat kilat
ke kelenjar adrenal. Sel-sel di bagian dalam kelenjar adrenal lalu beralih ke
keadaan siaga dan melepaskan hormon adrenalin untuk menghadapi keadaan darurat.
Molekul-molekul adrenalin bercampur dengan darah dan menyebar ke seluruh bagian
tubuh.
Molekul-molekul adrenalin memiliki fungsi khusus
dalam pembuluh vena dan arteri yang memastikan bahwa organ-organ penting
menerima lebih banyak aliran darah di saat bahaya, dan karena itu,
molekul-molekul ini melebarkan pembuluh darah menuju jantung, otak, dan otot.
Sel-sel yang mengelilingi pembuluh mematuhi adrenalin dan mengalirkan lebih
banyak darah yang dibutuhkan jantung. Dengan cara ini, darah tambahan yang
dibutuhkan oleh otak, otot, dan jantung dapat dipasok.24
Sambil melebarkan
pembuluh darah ke jantung, otak, dan otot, adrenalin menyempitkan pembuluh yang
mengalir ke hati dan kulit untuk memastikan adanya bantuan tambahan yang
dibutuhkan tubuh. Ada satu alasan lagi bagi penurunan jumlah darah yang
dipompakan ke kulit: dalam hal kemungkinan luka, jumlah darah yang hilang dapat
dikurangi. Karena itu, penyebab pucatnya kulit jika kegemparan yang berlebihan
adalah karena jumlah darah yang dipompa ke kulit lebih sedikit.25
Kesalahan tak pernah
terjadi yang melebarkan pembuluh ke jantung (atau otak) yang menyempitkan
pembuluh ke hati (atau kulit); molekul adrenalin mengetahui apa yang harus
dilakukan. Hormon kecil renik ini mengatur garis tengah ratusan pembuluh darah
di dalam tubuh Anda ke mana darah harus diarahkan.
Bagi setiap organ tubuh,
kerja adrenalin berbeda; ketika menuju pembuluh darah, molekul adrenalin
menyebabkan pembuluh melebar; ketika menuju jantung, molekul mempercepat penegangan
sel-sel jantung. Ini membuat jantung berdetak lebih cepat dan menyalurkan
tenaga tambahan yang dibutuhkan otot.
Ketika molekul adrenalin
mencapai sel-sel otot, otot dapat menegang jauh lebih kuat. Molekul adrenalin
yang masuk ke hati memerintahkan sel-sel yang ada di sana agar mencampur gula
dengan darah. Ini menyebabkan jumlah gula darah meningkat dan mengalirkan bahan
bakar tambahan yang dibutuhkan otot.
Kegiatan hormon adrenalin
di dalam tubuh ini membutuhkan kecerdasan, pengetahuan, dan keahlian tinggi.
Molekul kecil ini mengetahui apa yang harus dilakukan dan kapan; ketika tubuh
tak memerlukannya, tanda bahaya tak pernah dibunyikan. Selain itu, molekul
adrenalin sangat memahami ke sel mana harus menuju, dan perintah seperti apa
harus diberikan. Lebih-lebih, hal ini menunjukkan bahwa molekul adrenalin
sangat akrab dengan sel-sel, organ-organ beserta fungsi-fungsinya, dan tak
pernah membuat kesalahan seperti kapan tubuh harus keluar dari keadaan darurat.
Jika membuat kesalahan
seperti itu, tubuh akan rusak dan tak dapat diperbaiki. Tetapi, molekul kecil
ini berfungsi dengan kesadaran tajam akan tanggung jawabnya. Bagaimanakah
mungkin cairan tak bernyawa dan tak sadar, tanpa otak, mata, atau pengetahuan
dan terbentuk dari gabungan atom-atom yang terlalu kecil untuk dilihat mata
dapat bertindak dengan cara yang amat cerdas, teratur, dan terjadwal?
Ini jelas menunjukkan
bahwa setiap molekul dalam tubuh kita diciptakan oleh Allah dan bahwa,
sepanjang hidup kita, setiap kegiatan dikendalikan oleh kekuatan, kehendak, dan
perintah Allah. Setelah memahami bagaimana tubuh bekerja secara rinci, tak
seorang pun yang berakal dapat menyatakan bahwa makhluk hidup, sel, hormon,
molekul atau atom, adalah hasil sebuah kebetulan yang tak bertujuan.
Keperkasaan, kekuatan, serta pengetahuan cerdas dan hebat Allah, yang
disaksikan oleh penciptaan, terwujud di setiap tempat dan setiap saat.
Sebagaimana dikatakan Al Qur’an:
“Kepunyaan Allah-lah apa
yang di langit dan apa yang di bumi, dan adalah (pengetahuan) Allah Maha Meliputi
segala sesuatu.” (QS An-Nisa, 4: 126)
10 Juta Manusia dan 1 Gram Hormon Aldosteron
Untuk bertahan hidup, tak
terhitung keseimbangan harus setiap saat dipertahankan di dalam tubuh Anda.
Sebagai orang yang menjalani hidup kesehariannya, manusia tak menyadari satu
pun keseimbangan itu. Misalnya, detik ini, berbagai sistem mengatur tekanan
darah Anda. Hormon “aldosteron” yang dihasilkan kelenjar adrenal bertugas
mencegah penurunan tekanan darah Anda dan mengatur keseimbangan natrium di
dalam tubuh Anda.
Di dalam tubuh Anda, ada
sedikitnya satu per sepuluh juta gram aldosteron. Penelitian menunjukkan bahwa
dari 1 ton kelenjar adrenal, hanya 10 mg aldosteron dilepaskan.26
Untuk mendapatkan 1 gram
aldosteron, kita harus mengumpulkan aldosteron yang dilepaskan oleh kelenjar
adrenal 10 juta orang. Tubuh manusia diciptakan dalam keseimbangan yang amat
teliti sehingga kekurangan sedikit saja hormon ini dapat menyebabkan kematian.
Sebagaimana dijelaskan di
atas, aldosteron berfungsi ganda: meningkatkan kadar natrium (Na+)
di dalam darah, dan meningkatkan tekanan darah. Keduanya saling berhubungan
erat dan aldosteron adalah larutan yang dirancang cermat untuk memenuhi kedua
kebutuhan ini sekaligus. Jika jumlah natrium di dalam darah meningkat, kadar
cairan di dalam darah juga meningkat. Ini disebabkan molekul-molekul air
berkecenderungan bergerak ke arah di mana banyak natrium.
Di sini, kita melihat
kehebatan rancangan aldosteron. Di satu sisi, hormon ini meningkatkan jumlah
natrium; di sisi lain, menggunakan kemampuan natrium menyerap cairan. Saat
kadar natrium di dalam darah menurun, aldosteron memperingatkan sel-sel di
tabung-tabung kecil di ginjal. Sel-sel ini menangkap ion natrium di dalam air
seni dan menyerapnya. Ini menyebabkan ion natrium memasuki sel-sel yang
membentuk tabung-tabung itu, dan dari sana kembali dilepaskan ke dalam darah.
Lewat cara ini, jumlah
natrium ditingkatkan, keseimbangan ion dipertahankan, jumlah cairan di dalam
darah ditingkatkan, dan tekanan darah dikembalikan ke tingkat yang wajar.
Ketika ion natrium dalam tabung-tabung kecil di ginjal dipulihkan, ion kalium
(K+) dilepaskan dari darah ke air seni karena kadar natrium dan
kalium di dalam darah harus di tingkat yang amat tertentu. Kadar mineral sangat
penting untuk memastikan keseimbangan asam-basa cairan di dalam dan di luar
sel, dan supaya sistem syaraf dapat berfungsi tepat.
Aldosteron dihasilkan di
bagian luar kelenjar adrenal. Sel-sel di bagian ini tak pernah melihat sel-sel
ginjal (dan tak ada peluang kedua kelompok bertemu). Bagaimanakah sel-sel ini
mengetahui cara menghasilkan hormon yang tepat untuk penyerapan kembali natrium
dan pelepasan kalium? Bagaimanakah kelenjar adrenal mengetahui bagaimana
menyeimbangkan elektrolit dan melepaskan kalium? Kebanyakan orang tak menyadari
bahwa ion-ion ini ada dalam tubuh mereka.
Setiap sel di dalam tubuh
manusia diciptakan untuk memenuhi fungsi khusus; sel diberi kemampuan khusus
dan diletakkan di tempat menjalankan fungsinya. Pendeknya, seorang manusia
diciptakan, dan setiap ciri tubuhnya menjadi bukti penciptaan.
“Yang kepunyaanNya-lah
kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu
bagiNya dalam kekuasaan(Nya). Dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia
menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya.” (QS Al-Furqan, 25: 2)
Sebuah Perencanaan yang Tanpa Cela
Sistem berikutnya yang
akan kita amati merupakan keajaiban perencanaan dan rancangan. Sambil menelaah
cara kerja sistem ini, kita harus bertanya, “Dapatkah sistem ini terbentuk
sebagai hasil ketaksengajaan yang tak sadar?”
Pertanyaan ini penting
karena waktu, kebetulan, dan hasil-hasil hukum alam adalah alasan-alasan yang
ditawarkan oleh dusta terburuk sepanjang zaman atas penolakannya terhadap
keberadaan Allah; teori evolusi mendasarkan penjelasannya tentang perkembangan
makhluk hidup di atas landasan ini.
Tipuan evolusi mengatakan
bahwa manusia dan segala sesuatu menjadi ada karena kebetulan. Akan tetapi,
sistem yang akan kita amati sendiri cukup untuk mengungkapkan keadaan
sesungguhnya dongeng kebetulan dan menunjukkan upaya tipudaya evolusi.
Sistem ini dibangun
sehingga akan bekerja saat tekanan darah menurun. Sistem memulai perannya saat
tekanan darah turun di bawah nilai tertentu, bagaikan sebuah sensor tanda
bahaya kebakaran yang dirancang untuk mengenali asap yang berasal dari
kebakaran.
Saat tekanan darah
menurun, alarm berbunyi karena tekanan darah yang rendah dapat berakibat sangat
gawat. Saat alarm berbunyi, serangkaian tindakan harus dilakukan untuk
menaikkannya. Tindakan ini mencakup hal-hal berikut:
1.
Pembuluh darah harus menyempit (penyempitan
ini akan menyebabkan naiknya tekanan darah, sebagaimana selang kebun yang
ditekan di ujungnya).
2.
Lebih banyak air diserap ginjal dan dicampur
dengan darah untuk menaikkan kadar cairan darah.
3.
Orang harus dipaksa meminum air sesegera
mungkin.
Sebuah sistem tanpa cela
telah ditempatkan di kedalaman tubuh manusia untuk menjalankan
tindakan-tindakan ini. Ketika tekanan darah menurun (atau jumlah natrium di
dalam darah menurun), sel-sel tertentu di ginjal menyadari masalah ini. Sel-sel
jukstaglomerular melepaskan suatu zat amat penting yang disebut “renin”.27
Sebuah keajaiban bahwa
sel-sel ini dapat mengenali penurunan tekanan darah atau jumlah natrium yang
ada dan kemudian melepaskan renin, mata pertama dalam rantai panjang yang
menaikkan tekanan darah.
Di dalam plasma darah,
ada sebuah protein yang biasanya berpengaruh netral saat beredar di dalam
darah. Protein ini, yang disebut angiotensiogen, dihasilkan di dalam hati.
Tahap pertama perencanaan yang luar biasa dimulai di sini. Angiotensiogen dan
renin tidak memiliki fungsi sendiri, tetapi keduanya dirancang khusus untuk
saling menyatu. Bagaimanakah mungkin keduanya dapat dibentuk khusus seperti
balok-balok logo yang dirancang untuk benar-benar saling cocok?
Pikirkan hal berikut:
sel-sel ginjal dan sel-sel hati letaknya berjauhan. Bagaimanakah mungkin satu
kelompok sel ini menghasilkan satu bagian (renin), dan kelompok lain
menghasilkan bagian lain (angiotensiogen) sedemikian rupa sehingga benar-benar
cocok dengan yang pertama? Dapatkah ini terjadi sebagai akibat kebetulan yang
tak sadar?
Tentunya tidak! Tidak
mungkin proses seperti ini terjadi tak sengaja.
Renin mengubah susunan
molekul angiotensiogen, menyebabkan pembentukan molekul baru, angiotensin I:
Renin + Angiotensiogen =
Angiotensin I
Molekul baru ini juga tak
berfungsi. Ditemukan di dalam paru-paru, sebuah enzim pengubah angiotensin
(yaitu, ACE) berfungsi memecah molekul angiotensin I. Karena enzim inilah,
angiotensin I berubah menjadi molekul lain, angiotensin II.
Angiotensin I + ACE =
Angiotensin II
Dua molekul berbeda yang
dihasilkan di dalam ginjal dan hati saling mempengaruhi dan menghasilkan
molekul baru. Sel-sel paru-paru yang tidak berhubungan dengan sel-sel ginjal
dan sel-sel hati menghasilkan enzim untuk menyatu dengan molekul baru ini.
Selain itu, sel-sel paru-paru menghasilkan enzim ini jauh sebelum bergabung
dengan molekul baru tersebut. Bagaimanakah sel-sel itu menghasilkan enzim yang
tepat untuk suatu proses yang belum terbentuk agar berinteraksi dengan suatu
zat yang belum dihasilkan? Bagaimanakah sel-sel ini mengetahui cara membuat
enzim yang akan mengubah hormon yang tak berfungsi menjadi berfungsi?
Lagi-lagi, jelas bahwa
setiap tahap merupakan suatu sistem yang dirancang. Angiotensin II yang
dihasilkan sebagai akibat tahap-tahap ini adalah bukti rancangan dan
perencanaan. Enzim ini memiliki dua fungsi penting yang akan mengarahkan sistem
ke hasil akhir yang diinginkan: fungsi pertama adalah menyempitkan pembuluh-pembuluh
darah (yang pertama dari ketiga hasil yang diharapkan sebagaimana kami sebutkan
di awal bab ini). Angiotensin II merangsang otot di sekitar pembuluh darah dan
mengaktifkan mekanisme yang mengerutkan otot. Dengan cara ini, otot mengerut
untuk menyempitkan pembuluh darah dan menaikkan tekanannya.
Dapatkah ini terjadi
secara kebetulan yang tak sadar? Lagi-lagi, tidak mungkin; angiotensin II
dirancang khusus untuk menyempitkan pembuluh darah dan tak mungkin ada
kebetulan di dalam rancangan tanpa cela ini.
Satu fungsi penting
angiotensin II lainnya adalah mengajak hormon aldosteron yang menakjubkan untuk
bekerja. Angiotensin II mencapai kelenjar adrenal dan memberikan perintah agar
melepaskan aldosteron. Inilah satu lagi bukti adanya perencanaan: saat bercampur
dengan darah, aldosteron menyebabkan ginjal menyerap cairan di dalam air seni.
Akibatnya tekanan darah
naik. Inilah hasil kedua yang kta inginkan.
Zat yang dihasilkan dalam
usaha bersama (dan menurut perencanaan ginjal, paru-paru, serta hati) menyebabkan
pelepasan hormon yang menghasilkan peningkatan tekanan darah. Karena itu,
penting sekali bahwa sel-sel ginjal, paru-paru, dan hati membentuk suatu
kesatuan.
Sebelum segalanya
terjadi, kesatuan ini harus menyelidiki dan mengkaji apakah yang harus
dilakukan saat tekanan darah menurun untuk memutuskan jalan terbaik
“menyempitkan pembuluh darah” dan “memastikan pelepasan aldosteron”.
Lalu, organ-organ ini
lagi-lagi harus menyelidiki dan mengkaji bentuk dan susunan kelenjar adrenal
dan sel-sel otot pembuluh darah serta menentukan cara kerjanya. Selanjutnya,
organ-organ harus menentukan molekul-molekul pembentuk Angiotensin II agar otot
pembuluh darah mengerut dan kelenjar adrenal melepaskan aldosteron.
Hal terakhir yang harus
dilakukan adalah menentukan bagaimana molekul ini dihasilkan. Setiap organ
bertanggungjawab untuk satu tahap pembuatannya. Menurut rencana produksi, ada
sistem perakitan tiga tahap di mana setiap organ diberikan sebuah fungsi.
Ginjal akan menghasilkan renin, hati menghasilkan angiotensiogen, dan paru-paru
menghasilkan ACE. Setelah itu, sel-sel harus kembali ke perannya yang biasa.
Jika seseorang tak
percaya bahwa sistem ini diciptakan oleh sebuah kekuatan maha besar sesuai
dengan perencanaan khusus, orang itu harus menerima pandangan bahwa sel-sel tak
sadar menerima semua ini dengan mekanisme neo-Darwinisme (mutasi dan seleksi
alam). Pernyataan evolusionis tak dapat dipercaya dan tak masuk akal karena
sistem (yang terdiri dari sel-sel ginjal, hati dan paru-paru), yang benar-benar
rumit ini, pasti terjadi sekaligus pada waktu yang sama. Kemungkinan hal ini
terjadi tak sengaja membutuhkan peristiwa-peristiwa yang sangat tidak mungkin.
Pada saat yang sama (dan lagi-lagi tak sengaja), sel-sel harus dibentuk untuk
mengukur tekanan di dalam ginjal, lalu aldosteron harus dibentuk di dalam
kelenjar adrenal, sel-sel tabung ginjal harus bersusunan yang dirancang agar
melayani aldosteron, dan sel-sel otot pembuluh darah harus bersusunan yang
dapat dipengaruhi oleh angiotensin II. Tak terhitung unsur lain yang harus ada
di tempatnya pada waktu yang sama agar
sistem ini dapat bekerja, dan jika satu unsur saja tidak ada, maka seluruh
sistem tidak akan bekerja.
Sistem seperti ini tidak
mungkin terjadi sebagai hasil kerja sebuah kebetulan yang tak sadar. Sistem
yang diciptakan oleh kecerdasan dan pengetahuan abadi Allah dan ditempatkan
dalam tubuh manusia ini, telah bekerja sempurna di dalam tubuh setiap dari
jutaan orang yang pernah hidup (kecuali dalam keadaan sakit). Manusia telah
menyadari keberadaan sistem ini melalui penelitian yang dilakukan dengan
bantuan perangkat teknologi canggih. Setiap bagian penelitian yang dilakukan
membuktikan bahwa tak mungkin menjelaskan keberadaan sistem yang bekerja di
dalam tubuh manusia dengan dongeng ketaksengajaan. Ini aarena manusia
diciptakan, dan tak mungkin menyembunyikan kehebatan penciptaan dengan membuat
suatu alur cerita khayal dan tak masuk akal.
Pada awal bab ini, kami
menuliskan tiga tindakan yang perlu dilakukan untuk menaikkan tekanan darah.
Yang ketiga adalah pentingnya memerintahkan orang tersebut meminum lebih banyak
air. Untuk mendorong seseorang minum, orang itu harus merasa ingin minum. Kini,
sel-sel tak sadar paru-paru, ginjal, dan hati di dalam tubuh harus mempengaruhi
psikologi seseorang.
Rencana yang dibutuhkan
hanyalah sebuah rincian sistem tanpa cela yang diciptakan Allah. Angiotensin II
yang dihasilkan dari upaya bersama ginjal, paru-paru, dan hati bergerak ke satu
bagian khusus otak dan mengaktifkannya. Bagian otak ini adalah “pusat haus”
yang merangsang rasa haus. Tetapi, ada perintang yang disebut “penghalang
darah-otak”, yang melindungi otak, membuat amat sulit bagi angiotensin II untuk
masuk dari darah ke jaringan otak. Sistem perlindungan ini ditemukan di
berbagai bagian otak, dan salah satunya di “pusat haus”. Berkat sifat khusus
yang diciptakan di dalamnya, angiotensin II dapat merangsang pusat haus dan
meningkatkan keinginan untuk minum.28
Dapatkah sistem ini
terjadi karena kebetulan?
Setelah melihat berbagai
bukti, tiada alasan bagi seseorang menjawab “Ya”. Hati dan nurani dan kesadaran
orang seperti ini telah dibutakan; ia telah diasuh agar tidak menerima
kebenaran. Allah mengungkapkan dalam Al Qur’an apa yang harus dikatakan kepada
orang seperti ini:
“Kawannya (yang mu'min)
berkata kepadanya – sedang dia bercakap-cakap dengannya: ‘Apakah kamu kafir
kepada (Tuhan) Yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes air
mani, lalu Dia menjadikan kamu seorang laki-laki yang sempurna? Tetapi, aku
(percaya bahwa): Dialah Allah, Tuhanku, dan aku tidak mempersekutukan seorang
pun dengan Tuhanku.’” (QS Al-Kahfi, 18: 37-38)
Kortisol Si Obat Ajaib
Ringkasnya, kita akan
memeriksa sisi-sisi keajaiban lain — sebuah hormon bernama “kortisol”. Tetapi,
hormon ini memiliki beragam fungsi di dalam tubuh manusia yang harus kita catat
sebelum mulai.
Kenyataan bahwa sebuah
hormon dapat mengaktifkan sebuah sel itu sendiri adalah keajaiban karena, agar
dapat mempengaruhi sel, hormon harus mengaktifkan sistem dalam sel. Ini terjadi
dengan melekat ke reseptor di membran sel, atau langsung masuk ke dalam sel dan
mengaktifkan sebuah mekanisme di situ. Namun, dengan kedua cara itu molekul
hormon harus dirancang khusus untuk sel tempatnya bekerja. Jika ada sedikit
ketakcocokan dalam susunan molekuk hormon dan reseptor, sel tak akan dapat
dipengaruhi. Olh karena itu, hubungan antara hormon dan reseptor pada sel yang
dipengaruhinya diibaratkan dengan gembok dan anak kunci.
Saat mengamati pengaruh
kortisol, kita menemukan sebuah kenyataan penting. Allah telah menciptakan
sistem-sistem pengamanan di dalam tubuh kita dan Dia telah memasang gembok di
dalam sel-sel setiap sistem ini; hanya satu anak kunci yang dapat membuka
gembok ini. Misalnya, anak kunci ini bisa jadi ada di sel-sel kapiler atau juga
di dalam sel hati. Ini menyebabkan berbagai sel-sel yang berbeda harus
bekerjasama demi mencapai tujuan bersama. Tidak lagi diragukan, inilah contoh
kehebatan Allah dalam mencipta; ini juga bukti tipuan evolusi. Kenyataan bahwa
sel-sel yang berbeda diprogram untuk bekerja bersama demi tujuan bersama, dan
bahwa ada sistem pusat yang membuat program ini bekerja, menunjukkan sekali
lagi ketakbenaran dongeng kebetulan yang diajukan teori evolusi.
Hormon kortisol bekerja
dalam tubuh manusia bertempur di berbagai medan melawan rasa sakit, luka,
infeksi, kepanasan, kedinginan, alergi, kekurangan oksigen, lapar, dan
faktor-faktor yang meningkatkan suhu tubuh.
Sambil mengamati
fungsi-fungai kortisol, kita tidak boleh lupa bahwa sel-sel tak sadar yang
menghasilkan hormon ini tak mengetahui tempat kortisol akan digunakan. Sel-sel
ini tak pernah sengaja menyadari medan tempat kortisol akan bertempur.
Kini, mari kita amati
secara singkat fungsi-fungsi yang dilakukan oleh keajaiban bernama “kortisol”
yang dihasilkan di dalam kelenjar adrenal, dan mari sekali lagi melihat
bagaimana kejayaan Allah diwujudkan di dalam berbagai segi tubuh manusia. Pada
setiap tahap, tanyai diri Anda sendiri jika sistem ini mungkin terjadi secara
evolusi, dan jawabannya akan mengungkapkan rupa sebenarnya teori evolusi.
Fungsi-Fungsi Kortisol
q
Melakukan upaya-upaya di depan untuk
menyembuhkan luka
Adrenalin menyiapkan
seseorang pada saat bahaya, sementara kortisol menyiapkan tubuh manusia
terhadap apa yang mungkin terjadi setelah bahaya berlalu. Misalnya, kortisol
menggerakkan asam amino agar bekerja jika ada luka.29 Pada saat luka
terjadi, asam-asam amino ini adalah bahan dasar yang akan digunakan dalam
pemulihan jaringan.
q
Mengurangi rasa sakit saat luka terjadi
Inilah alasan mengapa
sebagian orang tak merasakan sakit saat terluka (dan bahkan selama beberapa
waktu setelahnya).30 Akibatnya, orang ini dapat mengumpulkan
keberanian untuk membela diri, berlari, atau bertarung sekalipun terluka. Rasa
sakit disampaikan oleh sel-sel syaraf. Tetapi, bagaimanakah sel-sel yang
menghasilkan kortisol mengetahui mekanisme yang memperlambat, dan separuh
menghentikan isyarat- isyarat listrik sel-sel syaraf?
q
Dalam keadaan darurat, mengubah lemak dan
protein menjadi gula
Agar sel-sel tubuh dan
otak mendapat cukup makanan; semua sel membutuhkan pasokan gula, jika tidak,
orang akan mati.
Saat seseorang lapar,
jika tiada makanan dapat diubah menjadi gula, jumlah gula di dalam darah akan
menurun. Di dalam keadaan seperti ini, kortisol bertindak dan tak akan membiarkan
tubuh tidak mendapatkan gula. Kortisol memastikan pengubahan lemak dan protein
cadangan menjadi gula, demi mempertahankan gula darah pada batas aman.31
Lemak atau protein (atau
keduanya) diubah menjadi gula. Fungsi ini benar-benar sangat rumit. Untuk
mengubah satu zat menjadi zat lain berarti mengubah seluruh susunan molekul.
Jika sebuah molekul lemak atau suatu protein diperbesar trilyunan kali dan
diletakkan di meja, kebanyakan orang tidak akan mengetahui atom yang mana harus
bertukar tempat dengan yang lain. Namun, di dalam sel-sel itu, ada
kilang-kilang yang menjalankan perubahan ini melalui operasi yang sangat rumit.
Hormon kortisol ini mengetahui tahap-tahap proses perubahan ini. Kortisol
dirancang untuk membuka gembok yang menyebabkan perubahan ini berlangsung.
Bagaimanakah sel-sel yang menghasilkan kortisol mengetahui bentuk anak kunci
yang dibutuhkan untuk memulai pekerjaan yang akan mengubah lemak menjadi gula?
Bagaimanakah sel-sel ini mengetahui kerja mana yang dibutuhkan untuk mengubah
rumus molekul lemak (CH3-(CH2)n-COOH) menjadi molekul gula (CH2OH)?
q
Dalam keadaan darurat, memberikan keutamaan
bagi otak dan jantung untuk mendapatkan makanan
Molekul kortisol bekerja
saat darurat dan menyebabkan penurunan penggunaan gula oleh tubuh. Tetapi, ada
keajaiban lainnya: akibat keadaan darurat tak dirasakan organ-organ penting
seperti otak dan jantung. Sebagai perbandingan, seperti pada masa darurat,
sumber-sumber daya ekonomi ditempatkan di bagian-bagian tertentu negara. Jadi,
molekul kortisol memberikan perintah pengerahan dan mengutamakan pemenuhan gizi
jantung dan otak, membatasi makanan bagi sel-sel lainnya.32
Bagaimanakah molekul kortisol mengetahui bahwa sebagian sel lebih penting
daripada sebagian lainnya?
q
Mengatur pengerutan dan penyempitan
pembuluh-pembuluh darah
Sebelumnya, kita melihat
bahwa pembuluh darah tidak berbentuk pipa-pipa kaku, namun karena otot-otot di
sekitarnya mengerut dan mengendur, garis tengah pembuluh dapat diubah jika
dibutuhkan. Perintah agar menyempit mencapai pembuluh darah melalui berbagai
hormon. Kortisol mengatur tanggapan pembuluh darah terhadap faktor-faktor yang
menyempitkan dan melebarkannya, dan lalu menjalankan fungsi penting lainnya
saat keadaan darurat.33
Bagaimanakah kortisol
mengetahui sistem yang dijalani dalam pengerutan otot di sekitar pembuluh
darah, dan bagaimanakah kortisol dapat mengatur tanggapan pembuluh-pembuluh ini
terhadap faktor-faktor pengerutan-penyempitan yang ada di dalam sistem?
q
Memeriksa pergerakan air
Kortisol mencegah cairan
memasuki sel saat tidak dibutuhkan. Jadi, kortisol membantu menjaga kemantapan
volume darah. Bagaimanakah molekul kortisol mengetahui bahwa cairan
berkecenderungan memasuki sel? Dan bagaimanakah kortisol mengetahui cara yang
dibutuhkan untuk menjaga cairan tetap di luar? Lebih penting lagi, bagaimanakah
kortisol menentukan kapan cairan harus ada di luar sel, tidak setiap saat,
melainkan hanya di saat tertentu jika dibutuhkan?
q
Pada saat bahaya, menghambat produksi hormon
tertentu demi mencegah kenaikan suhu tubuh
Sebuah pengaruh lain
hormon kortisol tampak saat demam tinggi. Kenaikan suhu tubuh manusia adalah
tanda bahwa tubuh sedang melawan penyakit. Kenaikan suhu ini mengharuskan
seseorang beristirahat dan tidur. Kenaikan suhu ini bukanlah pengaruh sampingan
penyakit; demam adalah persiapan pengamanan yang diatur khusus untuk memaksa
orang yang sedang melawan penyakit agar beristirahat. Kenaikan suhu disebabkan
oleh “pusat suhu” di dalam otak, yang diaktifkan oleh zat bernama IL-1
(interleukin).
Kortisol juga dirancang
untuk menangani suhu tubuh yang terlalu tinggi. Saat seseorang dalam bahaya
kematian karena tingginya suhu tubuh, kortisol menurunkan suhu dengan
menghambat produksi IL-1 yang mengaktifkan pusat suhu.34
Bagaimanakah kortisol
mengetahui bahwa IL-1 menaikkan suhu tubuh dan bahwa suhu tubuh yang tiinggi
berbahaya bagi manusia? Bagaimanakah ia mengetahui di mana IL-1 dihasilkan dan
bagaimana ia memutuskan untuk menghambat produksinya?
q
Mengatur produksi sejumlah protein yang sangat
penting bagi kehidupan manusia
Saat Anda dalam keadaan
sulit, kortisol mempertimbangkan segala kebutuhan Anda satu persatu, secara
terpisah. Ia meningkatkan produksi hemoglobin, sel-sel putih, dan trambosit
dalam sumsum tulang sehingga meningkatkan kadar darahnya.35
Sebuah molekul yang
terlalu kecil untuk dilihat mata memiliki sejumlah kekhususan, keterampilan dan
tanggung jaab. Agar molekul ini dapat menjalankan fungsinya, ia harus dirancang
khusus untuk tugas ini. Hormon ini merupakan satu contoh keselarasan dan
kesempurnaan rancangan dalam ciptaan Allah.
“… Pengetahuan Tuhanku
meliputi segala sesuatu. Maka, apakah kamu tidak dapat mengambil pelajaran
(daripadanya).” (QS Al-Anam, 6: 80)
Label:
Hormon
Langganan:
Komentar (Atom)




.jpg)
.jpg)

